Ilmuwan Temukan Sang Leluhur Dinosaurus di Daratan Cina

Bagian Tengkorak  Yizhousaurus yang ditemukan oleh para  Ilmuwan. (foto: mscbc.com)

Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka menemukan kerangka lengkap dari seekor dinosaurus Yizhousaurus yang merupakan leluhur dari jenis sauropod (jenis dinosaurus pemakan tumbuhan yang berleher panjang).

Kerangka dengan panjang 30 kaki, lengkap dengan tengkoraknya tersebut, mungkin dapat membantu mengungkap bagaimana sauropod berevolusi dan menjadi salah satu pemakan tumbuhan terbesar yang pernah ada di Bumi.

Fosil kerangka tersebut ditemukan di utara China. Sankar Chatterjee, paleontolog dari Texas Tech mengatakan bahwa ia berencana untuk menghadirkan temuannya tersebut pada pertemuan Geological Society of America di Denver. Demikian seperti yang diberitakan Associated Press.

“Penemuan ini seperti manuskrip. Banyak dari halaman yang hilang. Kita masih mencoba untuk mengumpulkan halaman-halaman yang hilang tersebut,” ujar Chatterjee.

“Penemuan ini adalah satu dari mata rantai yang hilang tersebut. Kini kita semua bisa lebih tahu bagaimana dinosaurus-dinosaurus tersebut berevolusi,”

Fosil tersebut diperkirakan berusia sekira 200 juta tahun, ditemukan oleh salah satu kolega Chatterjee di tahun 2005 di dataran banjir sekitar wilayah Lufeng di propinsi Yunnan, yang mana kaya akan fosil dinosaurus.

“Nama spesies dinosaurus baru adalah Yizhousaurus, yang pemberian namanya dimaksudkan untuk menghormati populasi lokal dan para paleontolog China,” ujar Chatterjee.

Randall Irmis, kurator paleontologi dari Utah Museum of Natural History mengatakan setidaknya ada enam spesies kerabat terdekat sauropod di situs dimana fosil Yizhousaurus ditemukan.

Tulang-tulang dari semua leluhur sauropod yang ditemukan oleh para ilmuwan dalam beberapa tahun terakhir ini dipenuhi oleh petunjuk mengenai bagaimana mereka bisa menjadi besar dan hanya memakan tumbuhan saja.

“Semua orang menyukai dinosaurus jenis sauropod karena ukuran mereka yang besar dan juga hewan pemakan tumbuhan terbesar yang pernah ada di muka Bumi,” ujar Irmis. “Orang-orang

ingin tahu, bagaimana tubuh mereka berevolusi menjadi sedemikian besarnya? Penemuan-penemuan seperti ini membantu kita untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut,” tambahnya.

Sumber  : suaramedia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s