Segala Hal Tentang Natal (1)

Beberapa bulan yang lalu, saya membaca debat seru di FB antara seorang yang beraliran Yahweisme dengan orang-orang  Kristen. Tau sendiri kan, aliran Yahweisme menolak keras semua hal yang berbau Natal.. bagi mereka Natal adalah sesuatu yang tidak patut di rayakan. Mereka beranggapan Natal bukan perintah Yahwe dan tidak tercantum di Alkitab. Natal adalah Buatan Manusia, jadi mengapa dirayakan?

Salah satu hal tema debat mereka adalah:

“NATAL MERUPAKAN KEPUTUSAN KAISAR KONSTANTIN & PAUS JULIUS”

stats tersebut mendapat 59 like dan 508 komentar (kira-kira begitu, hehe), jadi dapat dibayangkan betapa serunya debat mereka. Banyak yang menghujat, mencela, memarahi dengan menyertakan kata-kata dari kebun binatang..ada yang sampe berdarah-darah tulis koment, ada yang cuma ketawa, pura-pura gelar lapak (emang pedagang kaki lima??), dan sumpah jerapah lainnya.. Namun ada satu Koment yang menurut saya adalah yang terbaik diantara lain nya.. koment yang tidak dapat di sangkal lagi, koment yang (walaupun hanya sebuah LINK) ‘sekali pukul’ tapi langsung mengena…!! Koment ini pula yang menghapus kebimbangan saya soal Natal; bahwa Natal tidak seperti yang mereka (Yahweisme, Mayoritas..) bilang…

berikut isi LINK koment yang saya klik.

`

1. palungan

Benarkah  Natal baru ada sejak Ketetapan Kaisar Konstantin??

`

Apa sih sebenarnya Natal itu???

NATAL = Kelahiran (Bhs: Porto), sering juga disebut dengan CHRISTMAS = Mass of Christ (Latin), dan di Gereja2 Timur (Coptic)  seperti di-daerah Mesir misalnya disebut IDUL MILAD = (bhs Arab). Inti dari semua itu adalah: Mengucap Syukur & Sukacita atas Kelahiran Kristus.

Namun Natal menjadi Kontroversi & ditolak oleh beberapa kalangan. Di-Indonesia, penolakan paling kuat saat ini ditunjukkan oleh para Pengagung Nama Yahwe, dan juga oleh para Saksi-Saksi Yehuwa (SSY), yang sering menyatakan bahwa Natal adalah Penyembahan Berhala & Yesus tidak mungkin lahir di bulan Desember karena pada bulan itu Bethlehem sangat dingin & bersalju tebal.

(***FYI : Pengagung Nama Yahwe berbeda pemahaman dengan Saksi-Saksi Yehuwa, jadi jangan disama2in. Tapi memang iya sih, mereka punya satu kesamaan, yakni sama2 Gobloknya. Kapan2 akan saya jelaskan apa perbedaan mereka.)

Bagi saya, dan tentu juga bagi kebanyakan orang Kristen mainstream lainnya masalah kapan Kelahiran Kristus sih sebenarnya tidak ada masalah mau dirayakan tanggal berapapun. Gereja2 di Jogja misalnya, berhubung Jogja adalah kota Pelajar & banyak perlajar dari luar Jogja yg studi disana, maka hampir semua Gereja di Jogja merayakan Natal tidak lebih dari tanggal 20 karena kalo tanggal 20 lebih banyak Mahasiswa yg sudah mulai pulang ke-kampungnya masing2, sehingga Natalan pasti sepi.

Kolose 2:16  Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; 

Para Penentang Natal itu sering banget ngoceh bahwa Natal merupakan tradisi Romawi pra-Kristen, peringatan bagi dewa Saturnus jatuh pada suatu pekan di bulan Desember dengan puncak peringatannya pada hari titik balik musim dingin (winter solstice) yang jatuh pada tanggal 25 Desember dalam kalender Julian.

Peringatan yang disebut Saturnalia tersebut merupakan tradisi sosial utama bagi bangsa Romawi. Agar orang-orang Romawi dapat menganut agama Kristen tanpa meninggalkan tradisi mereka sendiri, mereka menyatakan bahwa Paus Julius I memutuskan pada tahun 350 bhw kelahiran Yesus diperingati pada tanggal yg sama.

Lalu ada juga yg ngoceh bahwa Natal ditetapkan jatuh pada tanggal 25 Desember pada abad ke 4 oleh kaisar Kristen pertama Romawi, Konstantin I setelah memenangkan pertempuran & hendak merayakannya. Lalu tanggal 25 Desember tersebut dipilih sebagai Natal karena bertepatan dengan kelahiran Dewa Matahari (Natalis Solis Invicti atau Sol Invictus atau Saturnalia) yang disembah oleh bangsa Romawi.  Keputusan Konstantin diperkuat pada saat Edik Milano pada 313, yang sepenuhnya melegalisir agama Kristen di seluruh Kekaisaran, untuk pertama kalinya, dan disahkan pada Konsili Nicea pada 325.

Perayaan Saturnalia sendiri dilakukan oleh orang Romawi kuno untuk memohon agar Matahari kembali kepada terangnya yang hangat (Posisi bumi pada bulan Desember menjauh dari matahari, seolah-olah mataharilah yang menjauh dari bumi).

Mereka juga menyatakan bahwa tidak mungkin Yesus lahir di bulan Desember, karena pada bulan tsb di Bethlehemkota dimana Yesus lahir bersalju Tebal & sangat dingin, sehingga tidak mungkin Yesus lahir di bulan tsb. Jika Yesus nekat lahir di bulan tsb maka pasti udah mati Kedinginan. Sebenarnya untuk mematahkan pendapat ngaco ini bisa dengan Logika sederhana aja, begini : “BENARKAH TIDAK ADA SATUPUN BAYI YG LAHIR DI MUSIM SALJU???” Tapi untuk lebih jelasnya, nanti akan saya terangkan pada anda.

Lalu mereka para Pengagung Yahwe menceritakan bahwa Yesus atau Yeshua itu lahir pada waktu perayaan Sukkot. Dengan berbagai Argumennya, mereka ngoceh ngalor ngidu ngetan ngulon dan menghakimi secara terus terang bahwa orang2 Kristen mainstream SESAT semua karena menyembah Dewa Matahari. Lalu mereka menawarkan agar kita mengikuti Pemahaman mereka yakni Merayakan Sukkot. Intinya, ada beberapa hal yg mereka Tuduhkan & saya akan merangkumnya sbb :

1. NATAL ADALAH KEPUTUSAN KAISAR KONSTANTIN / PAUS JULIUS 1

2. YESUS TAK MUNGKIN LAHIR DESEMBER KRN BETHLEHEM BERSALJU TEBAL BULAN ITU

3. NATAL ADALAH PERAYAAN KAFIR / PENYEMBAHAN BERHALA

4. YANG BENAR BUKAN NATAL TETAPI PERAYAAN SUKKOT

Berikut ini adalah Gereja2/Kelompok yg Menentang Natal

– Aliran Gereja Yesus Sejati

– Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh

– Seventh Day Baptist (Gereja Baptis Hari Ketujuh)

– Watch Tower/Jehova Witnesses (Saksi2 Yehuwa)

– United Church of God (Perserikatan Gereja Tuhan)

 – Messianic Judaism (Yahudi Mesianik)

– Gereja Jemaat Allah Global Indonesia (Unitarian Indonesian Church)

– SNM / Sacred Name Movement (Pengagung Nama Yahwe)

– ABA / Asal Bukan Allah (Paling Extreme utk saat ini)

Dan berikut ini adalah Gereja2 yg Setuju dgn Natal

2. gereja-gereja yang setuju Natal 

 

KATOLIK (Memakai Kalender Gregorian)

Yesus mati disalib tgl 14 Nisan [dalam kalender Yahudi], yg sama dgn 25 Maret [kalender Yulian yang dipakai di Gereja Barat]. Maka hari kematian Yesus [25 Maret] disamakan dengan hari saat ia mulai dikandung Maria. Jika dari 25 Maret ditambah 9 bulan [umur bayi dalam kandungan], maka diperoleh hari kelahiran 25 Des

ORTHODOX (Memakai Kalender Julian)

Gereja Timur merayakan Natal pada 6 Januari karena yakin bahwa tanggal 14 Nisan [kalender Yahudi] sama dengan tanggal 6 April [kalender Yulian], merupakan hari awal/pertama Maria mengandung Yesus. Ditambah 9 bulan dalam rahim Maria, maka Yesus dilahirkan 6 Januari [sama dengan perayaan Ephipania].

PROTESTAN (Tangggalnya Bebas, biasanya antara Desember-Januari)

Kebanyakan Gereja2 Protestan merayakan Natal tanpa berpatokan pada tanggal tertentu, biasanya antara pertengahan bulan Desember s/d. awal Januari.

Nah, sekarang saya akan mulai menjelaskan & menyanggah Tuduhan Ngaco para Pengajar Palsu & Penuduh2 Jahat itu!!! Saya mulai dari yang Pertama :

“APAKAH NATAL ADALAH KEPUTUSAN KAISAR KONSTANTIN/PAUS JULIUS ???”

3. Constantine Caesar

Constantine Caesar

Pertama2, perhatikan baik2, bahwa tuduhan2 palsu mereka adalah :

1. Kaisar Konstantin menetapkan Natal 25 Des pada tahun 325 Masehi

2. Paus Julius menetapkan Natal 25 Desember pada tahun 350 Masehi

OK??? sekali lagi jelas saya tuliskan: tahun 325 M (Kaisar Konstantin) & tahun 350 Masehi (Paus Julius) !!!

TAHUN 325 MASEHI dan TAHUN 350 MASEHI !!!

 

TAHUN 325 MASEHI dan TAHUN 350 MASEHI !!!

 

Nah… membuktikan kenodohan tuduhan seperti itu sebenarnya sangat mudah.

Mari kita coba uji tuduhan2 itu dengan beberapa pertanyaan sederhana…..

( I ). TUDUHAN YG BENER YANG MANA SICH???

Ada 2 (dua), bahkan 3 (tiga) ‘DUGAAN’ disitu, yakni:

a. Natal ditetapkan oleh Kaisar Konstantin pada tahun 315 M (Edik Milano)

b. Natal ditetapkan oleh Kaisar Konstantin pada tahun 325 (Konsili Nicea)

c. Natal ditetapkan oleh Paus Julius pada tahun 350 Masehi

MANA YANG BENAR????

Jawabannya adalah: “ENTAHLAH” !!!!

4. kemana

Kemanaaa…kemaannaa…kemaanaaa….

 

Para Penentang Natal 25 Desember tsb juga simpang siur sendiri, karena mereka cuman modal asal Copas & sebenarnya mereka itu tidak mengerti apa yg mereka copas itu. Terlalu banyak Legenda, Kebohongan & Kengawuran dalam tuduhan2 mereka. Sebagian bilang (a), sebagian bilang (b), dan sebagian bilang (c). Semuanya simpang siur. Kesimpangsiuran adalah salah satu bukti bahwa tuduhan tsb terlalu Absurd & asal2an.

Inilah Kebodohan pertama!!!

=================================

5. Dokumen tua

Bukti2 Dokumen kuno diperlukan untuk pembuktian

( II ). ADAKAH DOKUMEN YANG LEBIH TUA USIANYA???

Nah…setelah memahami bahwa tuduhan para Penentang Natal sejak awal aja udah simpang siur & karena mereka Ngotot bahwa Kaisar Konstantin-lah yang menetapkan Natal pada tahun 325 Masehi, Maka kita harus mempertanyakan sebuah pertanyaan lagi, yakni:

“Adakah Dokumen Natal 25 Desember sebelum tahun 325 Masehi???” 

Jika tidak ada, maka berarti bisa jadi memang benar bahwa Kaisar Konstantin atau Paus Julius lah yang menetapkan Natal 25 Desember. Tapi bagaimana jika ternyata ada Dokumen2 Kuno tentang Natal 25 Desember yang usianya jauh lebih tua daripada keputusan Kaisar Konstantin atau Paus Julius??? Maka berarti tuduhan mereka SALAH TOTAL!!!

Jadi, satu2nya cara adalah mencari, adakah Dokumen Natal 25 Desember yang lebih tua usianya daripada Keputusan Kaisar Konstantin atau Paus Julius tsb???

Adakah Dokumen2 seperti itu????

Jawabannya adalah: YA!!!! ADA!!!

Kita lihat dulu dari Dokumen2 yang berada di sekitar tahun 350, setara dengan tahun dimana Paus Julius hidup, lalu kita akan melihat Dokumen2 dengan usia yang jauh lebih tua dari masa hidup Kaisar Konstantin maupun Paus Julius.

Mari kita lihat satu persatu….

=================================

(01). CHRONOGRAPHY 354 (TAHUN 354 MASEHI)

Apakah Chronography itu?

Chronography adalah Kalender Kuno Romawi.

Berbeda dengan Kalender zaman sekarang yang tipis & praktis. Kelender kuno zaman dulu berbentuk tebal & terdiri dari banyak bagian (parts), yang berisikan mulai Kalender, Peta Kota, Gambar2, data pemakaman para Bapa Gereja & Martir, hingga Commentary.

6. Chronograph 354 (Valentinus)

Chronograph 354 (Valentinus)

Chronography 354 sendiri merupakan Dokumen yang sangat tua, berusia lebih dari 1,600 tahun. Oleh karena itu sudah ada upaya penyelamatan & penyimpanan Digital. Beberapa Penerbit juga sudah mencetaknya dalam bentuk Modern untuk dipergunakan sebagai bahan penting untuk Study Sejarah, Arkeologis, Filsafat & Theology, seperti salah satu contoh terbitan modern ini:

7. Terbitan Modern dari Chronography 354 AD

Terbitan Modern dari Chronography 354 AD

Kalender/Chronography tahun 354 sendiri berisi 16 parts

  • Part 1: title page and dedication
  • Part 2: images of the personifications of the cities of Rome, Alexandria, Constantinople and Trier
  • Part 3: images of the emperors and the birthdays of the Caesars
  • Part 4: images of the seven planets with a calendar of the hours
  • Part 5: the signs of the zodiac
  • Part 6: the Philocalian calendar
  • Part 7: portraits of the emperors
  • Part 8: list (fasti) of the consuls to 354 AD
  • Part 9: the dates of Easter from 312 AD to 411 AD
  • Part 10: list of the prefects of the city of Rome from 254 to 354 AD
  • Part 11: commemoration dates of past popes from 255 to 352 AD
  • Part 12: commemoration dates of the martyrs
  • Part 13: bishops of Rome
  • Part 14: The 14 regions of the City
  • Part 15: Book of generations
  • Part 16: Chronicle of the City of Rome

=

Tolong perhatikan part ke-12 : “Commemoration dates of the martyrs !!!”

Untuk membaca salinan part ke-12 dari Codex Kalender tsb secara Online, Anda bisa klik disini:

http://www.tertullian.org/fathers/chronography_of_354_12_depositions_martyrs.htm

Perhatikan baik2!!!! Part ke-12 tsb berisi tentang Tempat Pemakaman

& Peringatan Tahunan para Martyr. yang disebut sebagai:

“ITEM DEPOSITIO MARTIRVM”

8. Digital Text File dari ITEM DEPOSITIO MARTYRUM

Digital Text File dari ITEM DEPOSITIO MARTYRUM

Nah, kini…..

Perhatikan Bagian awal dari Part-12 tsb, apa bunyinya??:

VIII kal. Ian. Natus Christus di Betleem Iudeae

artinya : Hari 8 (VII/delapan) sebelum Kalender Januari Natal (Kelahiran) Kristus di Bethlehem Yudea

Untuk membaca salinan part ke-12 & catatan kecil dari Codex Kalender tsb secara Online, Anda bisa klik disini:

http://www.tertullian.org/fathers/chronography_of_354_12_depositions_martyrs.htm

Dari Dokumen ini kita bisa melihat bahwa Natal 25 Desember (8 hari sebelum Kalender Januari) sudah lumrah dikenal oleh orang pada zaman itu.

Jika kita membaca Sejarah Gereja kuno, khususnya naskah2 kuno Valentinus maka kita akan tahu sebenarnya ITEM DEPOSITIO MARTIRVM sudah ada sejak tahun 336 Masehi, namun di update tahun 354 agar bisa dimasukkan ke dalam Codex tsb. Pada tahun2 tsb tanggal 25 Desember sebagai tanggal kelahiran Kristus sudah sangat umum dalam kalender tahunan gerejawi.

=

Nah, sekarang…. Perhatikan Sekali lagi:

VIII kal. Ian. Natus Christus in Betleem Iudeae

artinya : Hari 8 (VII/delapan) sebelum Kalender Januari adlh Natal Kristus di Bethlehem Yudea

APA MAKSUDNYA HARI KE-8 SEBELUM MASUK KALENDER JANUARI???

Simple aja kok menghitungnya!!!!

Kita tahu bahwa sesuai Perjanjian antara Allah dengan Abraham & sesuai tertulis di Torah, semua bayi Yahudi disunat & diberi nama pada hari ke-Delapan.

Kejadian / Genesis 17:9  Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun. 

Gen 17:10  Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; 

Gen 17:11  haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. 

Gen 17:12  Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. 

Demikian pula ketika YESUS lahir, maka YESUS juga di sunat & diberi nama pada hari ke Delapan.

Lukas 2:21  Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

Seperti kita tahu, Tahun/Tarikh Masehi adalah tarikh yg dipakai secara internasional. Kata “Masehi” berasal dari kata “Messiah/Mesias” yang merupakan jabatan dari Yesus Kristus.

Di Negara2 Barat,

Tahun Sebelum Masehi (SM) disebut BC = Before Christ (Sebelum Kristus)

sedangkan Tahun Masehi (M) disebut AD = Anno Domini (Tahun Tuhan)

Tanggal 1 Januari adalah tanggal dimulainya Tahun Masehi atau ANNO DOMINE (Tahun TUHAN). Hari dimana YESUS Kristus lahir ke dunia & diresmikan namaNya.

Jadi, mari kita hitung mundur tanggal tsb.

Lukas 2:21  Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

01 Januari = Hari ke-Delapan

31 Desember = Hari ke-Tujuh

30 Desember = Hari ke-Enam

29 Desember = Hari ke-Lima

28 Desember = Hari ke-Empat

27 Desember = Hari ke-Tiga

26 Desember = Hari ke-Dua

25 Desember = Hari Pertama

Dan…. saya tanya lagi, Hari Pertama, Hari dimana YESUS lahir  itu Tanggal Berapa????

“25 Desember” !!!

Hal ini sesuai dengan keterangan dalam “ITEM DEPOSITIO MARTIRVM”

 di Kalender kuno Romawi “Chronography 354” yang berbunyi :

VIII kal. Ian. Natus Christus in Betleem Iudeae

artinya : Hari 8 (VII/delapan) sebelum Kalender Januari adlh Natal Kristus di Bethlehem Yudea

============================================

Nah, mari kita melangkah pada Dokumen yang lebih tua:

(02). THE COPTIC DIDASCALIA APOSTOLORUM (250 MASEHI)

Salah satu Dokumen Natal Tertua pertama kali dimuat dlm sebuah dokumen gereja “The Coptic Didascalia Apostolorum” (Arab: al-Dustur ar-Rasuliyyah) yang editing terdininya dikerjakan Bapa Gereja Hypolitus sekitar tahun 250-an.

Bunyi dokumen tsb :“Saudara2ku, peliharalah perayaan kelahiranNya (Natal) setiap tahun pada tgl 25 bulan ke 9 Ibrani (disebut bulan Tebeth, yaitu tanggal 29 bulan ke 4 Mesir (disebut bulan Khiyah)”.

Reference:

  1. Markus Aziz Khalil, The Coptic Orthodox Church (Montreal, Canada: The Coptic Orthodox Pariarchate, t.t.), pg.35)
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Ancient_Church_Orders
  3. http://en.wikipedia.org/wiki/Didache
  4. http://en.wikipedia.org/wiki/Didascalia_Apostolorum

=

9. Didascalia Apostolorum in Syriac

Didascalia Apostolorum in Syriac

Buku “Didascalia Apostolorum” diedit oleh Hypolitus pada tahun 250, dan salinannya dalam bahasa Syria diterbitkan pada tahun 1854

10. Didascalia Apostolorum in English

Didascalia Apostolorum in English

kemudian diterjemahkan dalam bahasa Inggris tahun 1903 oleh Margaret Dunlop Gibson & diterbitkan ulang oleh Cambridge University Press, London.

11. Didascalia Apostolorum Modern Book

Didascalia Apostolorum Modern Book

Buku ini sangat kuno & terancam rusak. Beberapa Penerbit mencoba me-rekondisi dan menerbitkannya berupa buku Modern seperti contoh diatas ini. Namun copy Digital Arsip kunonya-pun juga sudah ter-arsip & bisa Anda akses secara Free. Dibawah nanti akan saya tunjukkan Link Arsip Digitalnya.

=

Saya persilahkan Anda membuka Link Digital Archive dari

“DIDASCALIA APOSTOLORUM” dibawah ini:

Arsip “DIDASCALIA APOSTOLORUM” dalam bahasa SYRIAC bisa Anda lihat disini—>

http://www.archive.org/stream/didascaliaaposto00lagauoft#page/3/mode/2up

Arsip “DIDASCALIA APOSTOLORUM” dalam bahasa INGGRIS bisa Anda lihat disini—>

http://www.archive.org/stream/didascaliaaposto00gibsuoft#page/18/mode/2up/search/Epiphany

Untuk lebih mempermudah Anda menemukan, maka Anda bisa mengetikkan kata “Ephifany” pada kolom Search. Maka nanti secara otomatis akan dituntun untuk menemukan kalimat tsb seperti contoh gambar dibawah ini:

12. Didascalia Apostolorum 3.8.6-8 halaman 19

Didascalia Apostolorum 3.8.6-8 halaman 19

Perhatikan dalam interpolasi antara pasal 3 & 4 dari Didascalia Apostolorum tercantum:

“The Apostles have also Decreed that they should make the day of the Ephifany of our Saviour to be the beginning of the yearly feasts, on the 6th of January (second Conun) according to the number of the Greeks” (Didascalia Apostolorum 3.8.6-8 page 19).

“Para Rasul juga telah ditetapkan bahwa mereka harus membuat hari EphifanyJuruselamat kita menjadi awal dari perayaan2 tahunan, pada 6 Januari (Conun kedua) sesuai dengan angka/tgl Yunani” (Didascalia Apostolorum 3.8.6-8 halaman 19).

=

Kalimat tsb merupakan Petunjuk untuk merayakan Ephifany yang dianggap dalam satuan perayaan Natus Christus (Kelahiran Kristus) alias Natal pada tanggal 6 Januari, Sebagaimana kita tahu, Gereja Orthodox memelihara Tradisi tsb sampai saat ini, dengan merayakan Natal pada tanggal 6-7 Januari (24-25 Desember dalam Kalender Modern)

Tanggal 6 Januari bila dikonversikan jatuh pada 24 Desember, Natal hari pertama.

Silahkan melakukan Konversinya disini—>

http://www.funaba.org/en/calendar-conversion.cgi

13. Calendar Converter 6 January - 24 December

Calendar Converter 6 January – 24 December

Dari Dokumen kuno tsb kita sudah bisa melihat bahwa Natal 6-7 Januari Gereja Orthodox atau 25 Desember Gereja2 Barat sudah sangat umum & lumrah pada masa itu. Dan ingat!!! Masa Bapa Gereja Hypolitus (230-250 M) tsb jaraknya sudah hampir 100 tahun lebih awal daripada Kaisar Konstantin (325 M)!!!! Berarti secara Sejarah, pendapat bahwa Natal ditetapkan oleh Kaisar Konstantin (325 M) & Paus Julius (350 M), otomatis GUGUR!!!

Tapi, daripada para Penentang Natal tolol itu terus berkelit, maka mari saya ajak Anda melangkah ke Dokumen yang jauh LEBIH TUA lagi….

==============================

14. Hippolytus of Rome

Hippolytus of Rome

(03). HIPPOLYTUS’ OF ROME : COMMENTARY ON THE PROPHET DANIEL (225 MASEHI)

Penjelasan dari Gereja Coptic di : http://en.wikipedia.org/wiki/Coptic_calendar

menyatakan demikian:

(English)

Coptic Christmas is observed on the 7th day of January. The 25 December Nativity of Christ was attested very early by Hippolytus of Rome(170–236) in his Commentary on Daniel 4:23: “The first coming of our Lord, that in the flesh, in which he was born at Bethlehem, took place eight days before the calends of January, a Wednesday, in the forty-second year of the reign of Augustus, 5500 years from Adam.”

(Bahasa Indo)

Natal Koptik diamati pada hari 7 Januari. Kelahiran Kristus Desember 25 Kelahiran dibuktikan sangat awal oleh Hippolytus dari Roma (170-236) dalam Komentarnya pada Daniel 4:23“Untuk kedatangan pertama inkarnasi Tuhan kita dalam daging, ketika ia dilahirkan di Betlehem, delapan hari sebelum bulan Januari. hari rabu (Hari ke-4 dalam seminggu adalah Rabu**), sejak Augustus memerintah 42 tahun, tetapi dari Adam 5005 ratus tahun.”

**

Siapakah Hippolytus???

Hippolytus dari Roma lahir tahun 170-an. Ia disebut sebagai murid Irenaeus, yang adalah murid Polikarpus, murid Rasul Yohanes. Selama masa kepemimpinan Paus Zephry-nus (199-217), Hippolytus sempat menjadi penilik jemaat Gereja Roma. Ia dikenal sebagai teolog yang cerdas dan tegas di zamannya. Ia berani mengkritik Paus Zephrynus yang me-nganut paham bahwa Allah Bapa dan Allah Anak sebetulnya sama, hanya beda nama. Ia percaya bahwa Allah Bapa dan Allah Anak memang berbeda individu, sependapat dengan Justin Martir, pendahulunya, dan dengan sebagian besar gereja sampai sekarang. (Riwayat Hidup Singkat Tokoh-tokoh; Dr. F.D. Wellem, M.Th; BPK Gunung Mulia; Bab 71 halaman 96)

15. Buku Riwayat hidup singkat tokoh2 dalam sejarah gereja; terbitan BPK Gunung Mulia

Buku Riwayat hidup singkat tokoh2 dalam sejarah gereja; terbitan BPK Gunung Mulia

Hippolytus juga dikenal sebagai seseorang yang tegas tentang kekudusan hidup. Ia pernah mengritik Paus Callixtus I (217-222) karena menyatakan pengampunan dosa kepada orang-orang Kristen yang sudah melakukan dosa besar, senada dengan Novatianus. Ia juga pernah menyerang Paus Urban I (222-230) dan Paus Pontian (230-235). Berbagai konflik ini membuat Hippolytus membuka diri untuk menjadi Paus, menandingi Paus yang diakui gereja resmi. Tindakannya ini membuahkan perpecahan di tengah Gereja.

Pada tahun 235, ia dibuang oleh pemerintah Roma ke Sardinia bersama Paus Pontian. Di sana mereka mati martir. Konon, Hippolytus mati dengan kaki dan tangannya ditarik kuda-kuda ke arah yang berlawanan. Namun, tidak seperti Novatianus yang sampai akhir hayatnya tetap terpisah dari gereja resmi, dipercaya bahwa Hippolytus dan Pontian sempat berekonsiliasi sebelum akhirnya dihukum mati. Hal ini dibuktikan dengan diteri-manya jenazah Hippolytus oleh Paus Fabian (236-250). Bahkan pada tahun 255 ia diberi gelar santo.

(Source: http://en.wikipedia.org/wiki/Hippolytus_of_Rome)

16. Hippolytus (Martyr) mati syahid dengan cara kaki tangannya ditarik kuda.

Hippolytus (Martyr) mati syahid dengan cara kaki tangannya ditarik kuda.

=

Dalam sebuah Dokumennya yang berjudul

“COMMENTARY ON THE PROPHET DANIEL” (Book 4 point 23.3),

Hippolytus menuliskan begini:

(Greek)

Ἡ γὰρ πρώτη παρουσία τοῦ κυρίου ἡμῶν ἡ ἔνσαρκος, ἐν ᾗ γεγέννηται ἐν Βηθλεέμ, ἐγένετο πρὸ ὀκτὼ καλανδῶν ἰανουαρίων, ἡμέρᾳ τετράδι, βασιλεύοντος Αὐγούστου τεσσαρακοστὸν καὶ δεύτερον ἔτος, ἀπὸ δὲ Ἀδὰμ πεντακισχιλιοστῷ καὶ πεντακοσιοστῷ ἔτει ἔ

17. Hippolytus' Documentary of Daniel

Hippolytus’ Documentary of Daniel

Buku tsb ditulis Hippolytus pada tahun 225 Masehi, sangat kuno, sehingga telah diusahakan rekam Digitalnya. Dan edisi terbarunya 2010 telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh T.C. Schmidt. Dalam versi terjemahan bahasa Inggrisnya kita bisa melihat tulisan yang tercantum didalamnya, yakni:

(English)

For the first advent of our Lord in the flesh, when he was born in Bethlehem, was December 25th Wednesday, while Augustus was in his forty-second year, but from Adam, five thousand and five hundred years.” (“COMMENTARY ON THE PROPHET DANIEL” Book 4 point 23.3)

(Bahasa Indo)

“Untuk kedatangan pertama inkarnasi Tuhan kita dalam daging, ketika ia dilahirkan di Betlehem, delapan hari sebelum bulan pertama Januari hari ke-4 dalam seminggu, sejak Augustus memerintah 42 tahun, tetapi dari Adam 5005 ratus tahun.” (“COMMENTARY ON THE PROPHET DANIEL” Buku 4 poin 23.3)

18. Hippolytus Commentary on Prophet Daniel 4.23.3

Hippolytus Commentary on Prophet Daniel 4.23.3

Buku “HIPPOLYTUS’ COMMENTARY ON THE PROPHET DANIEL” adalah Naskah kuno berusia hampir 1,800 tahun. Namun Arsip Digitalnya telah dibuat & diterjemahkan dalam bahasa Inggris, bisa Anda Download secara lengkap disini—>

http://www.chronicon.net/chroniconfiles/Hippolytus%20Commentary%20on%20Daniel%20by%20TC%20Schmidt.pdf

Sementara dokumen tsb juga telah diterbitkan dalam versi cetak Modern, seperti contoh dibawah ini

19. Modern book of Hippolytus of Rome

Modern book of Hippolytus of Rome

Dari Dokumen2 tsb kita tahu bahwa sejak tahun 225 Masehi (100 tahun sebelum zaman Kaisar Konstantin & Konsili Nicea), Natal 25 Desember telah dikenal luas. Dengan demikian tuduhan para Penentang Natal 25 Desember yang menyatakan bahwa Natal ditetapkan oleh Kaisar Konstantin, Otomatis GUGUR!!! Sebab catatan Natal Hippollytus sudah ada sejak tahun 225 Masehi, atau 100 tahun sebelum zaman Kaisar Konstantin!!!

==============================

Okkeeyyyy…… mari kita melangkah terus menuju ke Dokumen yang LEEEBBBIIHHHH TTUUUAAAA lagi dari Dokumen sebelumnya. Supaya mereka semua yang menentang Natal menyadari kegoblokan2 mereka yg suka bicara Asal Bunyi….

 

(04). ABBA DEMETRIUS : ANNO MARTYRI (189-232 MASEHI) 

Baba Dimitri atau Abba Demetrius adalah Uskup/Patriarch of Alexandria (189-232 AD). Ia adalah Bishop ke-11 setelah Saint Marcus. Baba Dimitri inilah yang sangat serius melawan ajaran Origen, ketika Origen mulai mempelajari filsafat Yunani & menerapkannya dalam ajaran2nya secara kebablasan. (http://en.wikipedia.org/wiki/Pope_Demetrius_of_Alexandria)

20. Baba Dimitri atau Abba Demetrius; Patriarch of Alexandria

Baba Dimitri / Abba Demetrius; Patriarch of Alexandria

Origen sebenarnya adalah salah satu cendekiawan Kristen yg hebat pada masa itu. Namanya menjadi sangat dikenal ketika tahun 230 Origen menyusun Hexapla, yaitu terjemahan Alkitab yang merupakan kompilasi dari semua terjemahan-terjemahan yang sudah ada. Di masa itu juga muncul Peshitta, terjemahan dalam bahasa Siriak dan Vetus Latina, terjemahan dalam bahasa Latin. Namun Origenes menjadi semakin miring ketika ia mengambil banyak gagasan Plato yang sangat asing dengan kekristenan Ortodoks. Kesalahannya yang paling mencolok adalah paham Yunani bahwa benda dan dunia ini jahat. Ia percaya akan eksistensi roh sebelum lahir dan mengajarkan bahwa keberadaan manusia di atas bumi ini ditentukan oleh perilakunya ketika dalam keadaan praeksistensi/sebelum lahir.

Origen menolak paham kebangkitan daging dan mempertimbangkan gagasannya bahwa akhirnya Allah akan menyediakan keselamatan bagi semua manusia dan malaikat. Karena Allah tidak mungkin menciptakan bumi ini tanpa berhubungan langsung dengan zat awal, maka Sang Bapa memperanakkan Putra-Nya untuk menciptakan bumi yang abadi ini. Ketika Sang Putra mati di kayu salib, maka itu hanya kemanusiaan Yesus yang mati sebagai tebusan bagi iblis atas kejahatan dunia. Oleh karena pemahaman2 sesatnya, maka karena kesalahan-kesalahan semacam ini, maka Uskup Demetrius dari Alexandria mengadakan sidang di Roma & akhirnya mengekskomunikasi Origenes dari Gereja. (http://www.newadvent.org/cathen/04706b.htm

Salah satu Dokumen Penanggalan Natal pertama kali ditetapkan tahun 198 masehi oleh Bapa Gereja Mesir; Baba Dimitri (Abba Demetrius) tsb & tahunnya disebut tahun “Anno Martyri” (tahun setelah penganiayaan selesai). Perhitungan itu pertama kalinya secara akurat dihitung di Mesir oleh seorang astronom dari Gereja Koptik, namanya Batlimeus, yang pada akhir abad kedua Masehi membuat perhitungan yang cermat atas perintah Baba Dimitri.. (* Markus Aziz Khalil, The Coptic Orthodox Church (Montreal, Canada: The Coptic Orthodox Patriarchate)

Batlimous melakukan perhitungan berdasarkan penampilan bintang Siriuz & Kalender Mesir. Ia akhirnya menemukan kelahiran Yesus terjadi pada tanggal 29 pada bulan Khiahk, atau pada tanggal 25 bulan Tebeth (kalender Yahudi). Mesir Calendar diakui oleh UNESCO sebagai kalender yang paling akurat dibandingkan kalender lain yang pernah ada. (* The Modern Science of Astrology (London: UNESCO, 1966)

21. Batlimous

Pada saat itu, Kekaisaran Romawi di wilayah tersebut menggunakan kalender Julian (pembaruan Sosigenes, yang datang dari Alexandria, Mesir) dihitung berdasarkan 700 tahun berdirinya Roma. Di kemudian hari (1582 M), Paus Gregorius dari Roma memodifikasi kalender Julian yang disebut kalender Gregorian berlaku dalam Gereja Barat sampai sekarang, tetapi dalam Gereja Timur masih menggunakan kalender Julian.Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, Batlimous telah menetapkan kelahiran Yesus terjadi pada tanggal 29 pada bulan Khiahk, atau pada tanggal 25 bulan Tebeth (kalender Yahudi), kemudian atas dasar tiga belas-hari perbedaan antara Barat dan Timur perayaan Paskah Gereja, maka Gereja Timur telah menetapkan perayaan Natal bagi Gereja Timur diadakan pada tanggal 7 Januari, perbedaannya adalah tiga belas hari dari tanggal 25 Desember, yang merupakan Hari Natal bagi Gereja Barat. (* Iris Habib al-Misri, The Story of the Copts (Cairo: The Middle East Council of Churches) 

Akurasi perhitungan Batlimous mempunyai arti yang sangat penting bagi dasar pola2 perhitungan Computus yang disusun oleh Dionysius Exiguus & dipakai gereja2 kuno dalam melakukan penghitungan & pencarian berbagai tanggal penting. Salah satu penghitungan yang sangat terkenal dari sistem Computus adalah Easter Computus (http://en.wikipedia.org/wiki/Computus)

22. Byrhtferth’s; Computus Diagrams From the Thorney Computus Cambridgeshire, England; ca. 1102–10 Saint John’s College, Oxford, MS 17

Byrhtferth’s; Computus Diagrams From the Thorney Computus Cambridgeshire, England; ca. 1102–10 Saint John’s College, Oxford, MS 17

Salah satu buku modern yang menyusun penghitungan dengan sistem Computus adalah “The Easter Computus & The Origins of The Christian Era” karya Alden A. Mosshammer.

Modern Book of Computus

Salah satu contoh diagram penghitungan Computus

untuk penghitungan tanggal Paskah bisa Anda klik disini—>

http://www.jgiesen.de/moon/easter/index.html

Nah…gimana??? Bukankah bukti2 dokumen tsb diatas sudah menunjukkan bahwa Natal 25 Desember sudah ada JAAUUUUUUUHHHHH sebelum Kaisar Konstantin lahir. Bahkan engkong buyut-nya Konstantin aja masih balita, hehehehe…. tapi mungkin kalo cuman segini buktinya, para ABA & Moslem masih merasa kurang??? Baiklah…kita akan melangkah lagi utk melihat dokumen yg jauh lebih tua lagi usianya….

==============================

(05). L’ES STROMATE  (BOOK I, XXI) ; CLEMENT DE ALEXANDRIE (185 MASEHI)

Siapakah Clement of Alexandria??

Clement dari Alexandria (Titus Flavius Clement)

 hidup kira-kira pada tahun 150 — 215 adalah filsuf Kristen pertama dan salah satu guru yang paling terkenal di Gereja Alexandria (Church of Alexandria). Dia terkenal karena usahanya menyatukan filosofi Yunani dengan ajaran-ajaran Kristen dan menarik sejumlah besar penyembah berhala ke gereja. Semangatnya terhadap filosofi, khususnya pada ajaran-ajaran Plato, berperan besar dalam penyebaran agama Kristen di Yunani. Dari dulu hingga sekarang, ia dianggap sebagai tokoh yang sangat tidak ortodoks dan kontroversial dalam sejarah gereja.

24. Clement de Alexandrie

Clement de Alexandrie

Titus Flavius Clement lahir kira-kira pada pertengahan abad ke-2. Beberapa ahli menyebut Athena sebagai tempat kelahirannya dan hal ini didukung dengan karakter klasik Yunani pada dirinya. Orang tuanya adalah pemuja berhala yang kaya dan memiliki beberapa kedudukan sosial. Clement pernah tinggal di Yunani, Italia, dan Palestina sebelum akhirnya menetap di Mesir. Saat mencari seorang guru rohani, dia datang kepada Pantaenus, kepala sekolah katekis di Alexandria, dan akhirnya meneruskannya menjadi direktur sekolah itu. Clement mengajarkan Injil dan doktrin Kristen kepada orang-orang yang akan baptis, mengundang orang-orang yang menyembah berhala dan petobat baru untuk mendengarkan ajarannya. Salah satu muridnya yang paling terkenal adalah Origen. Pada tahun 202, Kaisar Roma, Septimius Severus, mulai menganiaya orang-orang Kristen dengan lebih kejam dan menutup sekolah katekis di Alexandria, memaksa Clement untuk meninggalkan Asia Minor. Dia diyakini meninggal kira- kira sebelum tahun 215.

Nah, salah satu bukti tertua tentang Natal juga berasal dari sebuah Komentar dalam buku yang dibuat oleh Clement de Alexandrie ini, berjudul : L’ES STROMATE” (THE BOOK OF STROMATA).

Apakah L’ES STROMATE / STROMATA itu???

Karya trilogi yang mewakili ide-ide terpenting Clement adalah susunan :

– Protreptikos (Exhortation to Conversion/Nasihat untuk Bertobat)

– Paidagogos (Moral Tutor/Ajaran Moral), dan

– Stromateis (Miscellany/Bunga Rampai).

Dalam karya literaturnya yang berani, Clement berusaha memajukan kekristenan untuk orang-orang percaya dalam bentuk literatur sekuler tradisional. Ada kemajuan sistematis dalam tiga karya utama ini: yang pertama ditujukan kepada para penyembah berhala yang belum bertobat, yang kedua untuk orang-orang Kristen baru, dan yang ketiga orang-orang percaya yang sudah mencapai kedewasaan iman.

Stromata (Στρώματα) 

 adalah karya ketiga Clement dari Alexandria. Sebuah Trilogi hebat yang sangat berguna bagi kehidupan Kristen. Clement memberi judul karyanya ini “Stromata” (Bunga Rampai/Campur aduk), karena bentuknya yang “tambal sulam,” sebab membahas berbagai hal. Stromata merupakan karya lebih jauh dari dua pendahulunya dan bertujuan untuk menuntun kepada kesempurnaan kehidupan Kristen.

=

STROMATA telah diterbitkan secara modern beberapa kali. Namun terbut pertama kali di tahun 1900 oleh penerbit Edition du Cerf dalam bahasa Prancis.

25. L'es Stromate diterbitkan secara modern pertama kali tahun 1900 oleh Edition du Cerf dalam bahasa French

L’es Stromate diterbitkan secara modern pertama kali tahun 1900 oleh Edition du Cerf dalam bahasa French

Dalam perkembangan berikutnya terbit juga edisi bahasa Inggrisnya. Buku STROMATA ini telah dicetak secara modern & diterbitkan dalam beberapa edisi. Salah satu edisi terbarunya adalah seperti berikut ini:

26. L'es Stromate - Modern Book in English

L’es Stromate – Modern Book in English

=

STROMATA terdiri dari XXIX (29) Chapter.

Berikut ini Daftar isi / Chapters-nya:

Book I

Chapter I.-Preface-The Author’s Object-The Utility of Written Compositions.1

Truth Hidden From Most: Spiritual Worship —Part Two—Part Three—

Chapter II.-Objection to the Number of Extracts from Philosophical Writings in These Books Anticipated and Answered.

Chapter III.-Against the Sophists.

Chapter IV.-Human Arts as Well as Divine Knowledge Proceed from God.

Chapter V.-Philosophy the Handmaid of Theology.

Chapter VI.-The Benefit of Culture.

Chapter VII.-The Eclectic Philosophy Paves the Way for Divine Virtue.

Chapter VIII.-The Sophistical Arts Useless.

Chapter IX.-Human Knowledge Necessary for the Understanding of the Scriptures.

Chapter X.-To Act Well of Greater Consequence Than to Speak Well.

Chapter XI.-What is the Philosophy Which the Apostle Bids Us Shun?

Chapter XII.-The Mysteries of the Faith Not to Be Divulged to All.

Chapter XIII.-All Sects of Philosophy Contain a Germ of Truth.

Chapter XIV.-Succession of Philosophers in Greece.

Chapter XV.-The Greek Philosophy in Great Part Derived from the Barbarians.

Chapter XVI.-That the Inventors of Other Arts Were Mostly Barbarians.

Chapter XVII.-On the Saying of the Saviour, “All that Came Before Me Were Thieves and Robbers.”189

False prophets, Spirit of Christ in Prophets, Spirit of the Devil

Chapter XVIII.-He Illustrates the Apostle’s Saying, “I Will Destroy the Wisdom of the Wise.”

Chapter XIX.-That the Philosophers Have Attained to Some Portion of Truth.

Chapter XX.-In What Respect Philosophy Contributes to the Comprehension of Divine Truth.

Speaking in Tongues is speaking known Dialects.

Chapter XXI.-The Jewish Institutions and Laws of Far Higher Antiquity Than the Philosophy of the Greeks.

Speaking in tongues

Chapter XXII.-On the Greek Translation of the Old Testament.

Chapter XXIII.-The Age, Birth, and Life of Moses.

Chapter XXIV.-How Moses Discharged the Part of a Military Leader.

Chapter XXV.-Plato an Imitator of Moses in Framing Laws.

Chapter XXVI.-Moses Rightly Called a Divine Legislator, And, Though Inferior to Christ, Far Superior to the Great Legislators of the Greeks, Minos and Lycurgus.

Chapter XXVII.-The Law, Even in Correcting and Punishing, Aims at the Good of Men.

Chapter XXVIII.-The Fourfold Division of the Mosaic Law.

Chapter XXIX.-The Greeks But Children Compared with the Hebrews.

=

Karena buku ini sudah sangat kuno & berusia ribuan tahun, maka para ahli berusaha mendokumentasikan rekam Digitalnya. Untuk melihat Link STROMATA tsb, silahkan klik disini—–>

http://www.preteristarchive.com/ChurchHistory/0185_clemens_stromata.html

Nah…cobalah Klik Link tsb, maka Anda akan melihat isi buku STROMATA secara keseluruhan yg sudah disimpan dalam bentuk Digital. Sekarang… perhatikan dalam STROMATA I, xxi (Book 1 – Chapter XXI)

27. Capture of Stromata I, xxi

Capture of Stromata I, xxi

Anda akan menemukan kata:

 

“And there are those who have determined not only the year of our Lord’s birth, but also the day; and they say that it took place in the twenty-eighth year of Augustus, and in the twenty-fifth day of Pachon.” (Stromata, I, xxi)

“Dan ada orang-orang yang ditentukan tidak hanya tahun kelahiran Tuhan kita,tetapi juga hari, dan mereka mengatakan bahwa itu terjadi pada tahun dua puluh delapan Augustus, dan pada hari kedua puluh lima dari Pachon.” (Stromata, I, xxi)

APA MAKSUDNYA????

Sebelum memahami kata2 tsb kita harus melihat pada suksesi para kaisar roma. Dengan demikian kita menjadi paham latar belakang kalimat dalam STROMATA tsb. Mari saya jelaskan:

Pada 23 Juni 47 SM s/d 30 Agustus SM memerintah seorang bernama Ptolemy XV Philopator Philometor Caesar yang dijuluki Caesarion / Caesar kecil, (dalam bahasa Yunani:Πτολεμαίος ΙΕ’ Φιλοπάτωρ Φιλομήτωρ ΚαίσαρΚαισαρίων). Ia adalah firaun terakhir dalam dinasti Ptolemeus di Mesir. Ia memerintah sejak umur 3 tahun bersama ibunya, Cleopatra VII, dari 2 September 44 SM sampai Agustus 30 SM, ketika ia dibunuh oleh Oktavianus, yang kemudian menjadi kaisar Romawi Augustus. Ia adalah anak laki-laki tertua Cleopatra VII. Kemungkinan besar ayahnya adalah Julius Caesar. Bila benar demikian, ia adalah anak kandung Caesar satu-satunya.

Ptolemy XV, kadang disebut “Ptolemy Caesar”, biasanya dikenal dengan nama panggilan “Caesarion”, dilahirkan di Mesir pada tahun 47 SM dan menjalani dua tahun, dari 46-44 SM, diRoma, di mana ia dan ibunya adalah tamu Caesar. Cleopatra VII berharap bahwa anaknya akan meneruskan ayahnya Caesar menjadi kepala Republik Romawi dan Mesir. Setelah pembunuhan Caesar pada 15 Maret 44 SM, Cleopatra dan Caesarion kembali ke Mesir. Caesarion menjadi raja dan bersama-sama memerintah dengan ibunya mulai 2 September 44 SM dalam usia 3 tahun, walaupun ia hanya menjabat sebagai raja, sedangkan Cleopatra VII memerintah sendiri.

Dalam masa sebelum sengketa antara Markus Antonius dengan Octavianus, Markus Antonius, yang saat itu menguasai Republik dalam triumvirat dengan Oktavianus dan Lepidus, memberi daerah-daerah kekuasaan di timur dan gelar-gelar kepada Caesarion dan kepada 3 anak Markus Antonius bersama Cleopatra. Caesarion digelari “Raja segala Raja”. Yang paling mengancam Oktavianus (yang kekuasaannya didasarkan pada statusnya sebagai anak keponakan dan anak angkat Julius Caesar), Antonius menggelari Caesarion anak kandung dan ahli waris Caesar. Pernyataan ini menyebabkan sengketa serius antara Markus Antonius dan Oktavianus, yang mengumumkan perang melawan Antonius dan Cleopatra.

Ketika Oktavianus menyerang Mesir pada 30 SM, Cleopatra VII mengirim Caesarion, ketika itu berusia 17 tahun, ke pelabuhan Laut Merah Berenice untuk keamanannya, dengan rencana melarikan diri ke India. Oktavianus menduduki kota Alexandria pada 1 Agustus 30 SM, tanggal ketika Mesir dimasukkan ke Republik Romawi. Markus Antonius telah bunuh diri sebelum Oktavianus masuk ke ibukota; Cleopatra mengikuti bunuh diri pada 12 Agustus 30 SM. Penjaga-penjaga Caesarion, termasuk gurunya, mengkhianati dia dan Oktavianus memerintahkan pembunuhan Caesarion. Oktavianus kemudian memerintah Mesir. Tahun 30 SM BC dianggap sebagai tahun pertama pemerintahan raja baru sesuai dengan sistem penanggalan tradisional Mesir. Dalam daftar-daftar saat itu Oktavianus disebut sebagai firaun dan pengganti Caesarion.  (http://id.wikipedia.org/wiki/Caesarion)

Siapakah Markus Antonius???

Markus Antonius (Roma, ± 14 Januari 83 SM – 1 Agustus 30 SM) merupakan politikus dan jenderal Romawi Kuno. Ia merupakan pendukung penting Julius Caesar sebagai jenderal dan administrator. Setelah pembunuhan Caesar, Antonius bergabung dengan Oktavianus dan Lepidus untuk membentukTriumvirat Kedua. Pemerintahan ini berakhir pada tahun 33 SM dan Antonius membunuh diri bersama Cleopatra. (http://id.wikipedia.org/wiki/Markus_Antonius)

=

Nah, mari kita lihat sekali lagi….

“And there are those who have determined not only the year of our Lord’s birth, but also the day; and they say that it took place in the twenty-eighth year of Augustus, and in the twenty-fifth day of Pachon.” (Stromata, I, xxi)

 

“Dan ada orang-orang yang ditentukan tidak hanya tahun kelahiran Tuhan kita,tetapi juga hari, dan mereka mengatakan bahwa itu terjadi pada tahun dua puluh delapan Augustus, dan pada hari kedua puluh lima dari Pachon.” (Stromata, I, xxi)

=

Bagaimana Cara menghitungnya???

Jika kita menghitung dari kematian Markus Antonius dalam 30 SM, maka 28 tahun sebelum Kaisar Augustus adalah tahun 2 SM. Bulan pertama dari kalender Mesir adalah Thoth. (1 Thoth = 29 Agustus). Bulan kesembilan adalah bulan Pachon. Namun, hal ini biasanya dijelaskan oleh fakta bahwa bulan-bulan sebenarlnya mengambil nama mereka dari tempat dimana mereka muncul pada tahun tsb. Oleh karena itu, Oktober, November dan Desember adalah bulan kedelapan, kesembilan, kesepuluh jika dihitung dari bulan Maret dalam kalender Romawi asli yg hanya mempunyai 10 bulan. (Bulan ke-8, 9, 10 kalender Romawi = Oktober, November, December)

28. Some 200 fragments of Roman calendars have been found so far, and they are collectively known as Fasti.

Some 200 fragments of Roman calendars have been found so far, and they are collectively known as Fasti.

Inilah daftar Kalender Romawi (Romulus)

(http://en.wikipedia.org/wiki/Roman_calendar)

(http://www.webexhibits.org/calendars/calendar-roman.html)

1. Martius (31 days)

2. Aprilis (30 days)

3. Maius (31 days)

4. Iunius (30 days)

5. Quintilis [2] (31 days)

6. Sextilis (30 days)

7. September (30 days)

8. October (31 days)

9. November (30 days)

10. December (30 days)

29. Roman Calendar - Fasti Antiates Maiores — Miniature black and white image of a 1 m high by 2.5 m wide fragmentary fresco of a pre-Julian Roman calendar

Roman Calendar – Fasti Antiates Maiores — Miniature black and white image of a 1 m high by 2.5 m wide fragmentary fresco of a pre-Julian Roman calendar

=

Namun, Bapa2 Gereja Yunani sering memilih April daripada Maret sebagai Bulan Pertama dalam setahun. Seperti yg dilakukan oleh St. Chrysostom, Anastasius Patriarch of Antioch, the Apostolic Constitutions, Macarius, Stephanus, Gobarus, dan banyak lagi.

Perhitungan tsb membuat November mundur dan Desember menjadi bulan ke-9 jika dihitung dari bulan April. Oleh karena itu, tertulis bahwa Kristus lahir pada hari ke-25 bulan ke-9, maka itu berarti tanggal 25 Pachon menurut kalender Mesir & itu berarti 25 Desember menurut kalender Romawi. Hal ini dipercayai juga oleh John Selden & Johannes Keppler (http://en.wikipedia.org/wiki/Johannes_Kepler)

Dari Dokumen2 tsb kita tahu bahwa sejak tahun 185 Masehi (Hampir 200 tahun sebelum zaman Kaisar Konstantin & Konsili Nicea), Natal 25 Desember telah dikenal luas. Dengan demikian tuduhan para Penentang Natal 25 Desember yang menyatakan bahwa Natal ditetapkan oleh Kaisar Konstantin, Otomatis GUGUR!!! Sebab catatan STROMATA sudah ada sejak tahun 185 Masehi, atau hampir 200 tahun sebelum zaman Kaisar Konstantin!!!

=======================================

(06). THE APOSTOLIC CONSTITUTIONS (70 MASEHI)

The Apostolic Constitutions (dalam bahasa Syrian dikenal dgn Piagam Rasulliyah) merupakan kumpulan konstitusi Rasuli. Ada berbagai Konstitusi yang dibagi dalam beberapa bagian/buku. Bahan2 tsb berasal dari berbagai sumber yang berbeda2 usianya. Kompilasi Apostolic Constitutions ini disusun sejak tahun 70 s/d. 250 Masehi.

30. dokumen kuno

Dokumen ini sudah sangat kuno karena berusia hampir 2000 tahun. Oleh karena itu sudah ada beberapa penerbit yang mengeluarkan edisi cetak modern dari “THE APOSTOLIC CONSTITUTION” ini. Contohnya sbb:

31. The Apostolic Constitutions - Modern Book

The Apostolic Constitutions – Modern Book

Selain edisi cetak, Rekam Digitalnya sudah dilaksanakan & Anda bisa menemukannya dalam kompilasi Dokumen2 kuno New Advent.

32. New Advent Catholic Encyclopedia

New Advent Catholic Encyclopedia

New Advent sendiri berisikan berbagai rekam digital dokumen2 kuno, termasuk didalamnya adalah : Karya2 Teologi Bapa2 Gereja, Pengajaran2 para Cendekiawan Kristen, Commentary para Teolog, Debat2 & Sanggahan2, daftar kitab2 Apokripa, dsb.

Nah, dokumen “THE APOSTOLIC CONSTITUTIONS” telah direkam secara Digital

& bisa Anda cari disini—-> http://www.newadvent.org/fathers/

33. New Advent; Ancient Documents Index

New Advent; Ancient Documents Index

Setelah masuk pada situs tsb, Anda bisa mencari di kolom Miscellaneous pada bagian

agak bawah dan meng-klik folder “THE APOSTOLIC CONSTITUTIONS” (C. 400).

Maka kemudian anda akan dituntun kesini—> http://www.newadvent.org/fathers/0715.htm

34. The Apostolic Constitutions

The Apostolic Constitutions

Di-Situs yg muncul tsb pilihlah (Book V), maka Anda akan nampak “THE APOSTOLIC CONSTITUTIONS” Buku ke-V. Carilah pada Section 3 : On Feast Days and Fast Days ; A Catalogue of the Feasts of the Lord Which are to Be Kept, and When Each of Them Ought to Be Observed.

35. The Apostolic Constitutions, Book V, Section 3

The Apostolic Constitutions, Book V, Section 3

 

Dalam APOSTOLIC CONSTITUTIONS buku Kelima, Section. III tersebut, kita akan menemukan kalimat:

  • “Brethren, observe the festival days; and first of all the birthday which you are to celebrate on the twenty-fifth of the ninth month…”
  • “Saudara-saudara, patuhilah hari-hari festival, dan terutama ulang tahun yang Anda rayakan pada tanggal dua puluh lima bulan ke sembilan …”

Tanggal 25 bulan ke-9 dihitung dari bulan Nisan (April) adalah Kislev dalam Kalender Ibrani. Dan apabila di konversi ke Kalender Romawi, maka tanggal 25 bulan ke-9 adalah 25 Desember.

Sekarang jelas! Masa2 itu sangatlah jauh dari masa Kaisar Konstantin & Paus Julius I hidup (Tahun 350 Masehi)!!! Bedanya Ratusan Tahun!!!

=========================================

Jadi catatan tertua tentang Natal adalah tanggal 29 Khiyah yang sejajar dgn penanggalan Ibrani tanggal 25 bulan Tebeth dan sejajar dengan penanggalan Matahari versi Gregorian tanggal 25 Des atau versi Julian yang jatuh pada tanggal 6/7 Januari.

Dalam Lukas 1:26, hanya dikatakan bahwa Malaikat Gabriel / (Jibril) menjumpai Maria ketika Elizabeth mengandung Yohanes pada bulan ke-6 dari kehamilannya tersebut. Menurut John Chrisostomos, berita tentang akan lahirnya Yohanes Pembaptis adalah pada saat orang-orang Yahudi merayakan Perayaan Tabernakel (Yom Kippur), jatuh pada tanggal 10 bulan Tishri, Yang mana Zakharia mendapat giliran bertugas memimpin ibadah tersebut (Lukas 1:5-25).

(Bambang Noorsena, Ziarah ke Tanah Suci. Jakarta: Komunitas Nisita, 2004, pg.201) 

John Chrisostomos yang menghitung menurut tarikh Syro-Makedonia, bahwa penyampaian berita tentang Yesus oleh Gabriel jatuh pada tanggal 25 Maret. [Cf. “Al-A’id Al-Tsabitah”, dalam Mar Ignatius Zakka I ’Iwas, At-tuhfat ar Ruhiyyat fii Ash Shalat al-Fardhiyyat (Allepo: Dar-Raha lin Nasyr, 1990), pg. 204].

Dengan hitungan tersebut maka di dapat tanggal kelahiran Yesus yaitu, 29 bulan Mesir Khiakh, yang sejajar dengan tanggal 25 bulan Yahudi Tebet atau tanggal 25 Desember Masehi. Namun Gereja di sebelah Timur merayakan pada tanggal 7 Januari, karena selisih antara kalender Gregorian Barat dengan Kalender Julian yang lama yang masih diikuti oleh gereja-gereja Timur. [jelasnya Lihat Bambang Noorsena, 202-204]. Bahkan Gereja Orthodox Armenia menetapkan pada tanggal 19 Januari.

Berbagai perhitungan tsb didasari oleh Pemahaman bahwa didalam Alkitab, tercatat bahwa Malaikat Gabriel bertemu Maria di 6 bulan setelah Elizabeth mulai mengandung Yohanes Pembaptis (Lukas 1:26). Seperti disebutkan sebelumnya, catatan sejarah tentang kelahiran Yohanes Pembaptis diumumkan oleh malaikat. Menurut Chrysostom, Pemberitahuan kelahiran Yohanes terjadi pada Hari Raya Tabernakel Tabernakel (Yom Kippur), yang berlangsung pada tanggal 10 bulan Tishri, ketika imam Zakharia dari kelompok Abia bertugas di Bait Allah, Yerusalem.

Kalender Yahudi pada hitungan tahun tertentu memiliki bulan sampai 13, sehingga bulan setelah enam bulan Tishri bisa jatuh pada bulan Adar Syeni atau Nisan. Oleh karena itu, pergantian pelayanan di Bait Allah oleh para imam sebagaimana didefinisikan dalam Taurat akan bergeser setiap tahun. Hal ini sebenarnya sangat sulit dan tidak dapat digunakan sebagai patokan. Tetapi jika kita melihat tradisi Gereja Syria berasal dari Efraim Mar, Suriah, menyatakan bahwa pernyataan Malaikat Gabriel kepada Maria jatuh pada bulan Nisan.

Tradisi Gereja konsisten dengan catatan John Chrysostom yang menghitung menurut pedoman Siro Makedonia, bahwa Maria menerima kabar baik dari malaikat Gabriel (Kabar Sukacita Kristus) berlangsung pada tanggal 25 (Siro-Makedonia: Xanthikos). Berdasarkan perhitungan tersebut dan kemudian kita mendapatkan kelahiran Yesus adalah pada tanggal 29 bulan Khiahk (ini dicatat dalam Koptik Didascalia Apostolorum, Khiahk adalah bulan keempat dari kalender Mesir), yang sejajar dengan 25 bulan Tebet (Tebet adalah bulan kesembilan pada kalender Yahudi), atau pada tanggal 25 Desember di Tahun Masehi.-

Perbedaan antara Hari Natal Gereja Barat (Roma dan Protestan) dan Gereja Timur?

Sebenarnya, pengaturan perayaan hari libur Gereja untuk pertama kalinya secara akurat dihitung di Mesir oleh seorang astronom dari Gereja Koptik, namanya Batlimeus, yang pada akhir abad kedua AD membuat perhitungan cermat atas perintah al-Baba Dimitri, yang menjabat sebagai Patriark Alexandria dari tahun 199-232 Masehi

Batlimous melakukan perhitungan didasarkan pada penampilan bintang Siriuz (kalender Mesir diakui oleh UNESCO sebagai kalender paling akurat dibandingkan kalender lain yang tidak pernah ada). Pada saat itu, Kekaisaran Romawi di kawasan tersebut menggunakan kalender Julian (perpanjangan Sosigenes, yang berasal dari Alexandria, Mesir) dihitung berdasarkan 700 tahun berdirinya Roma. Pada tanggal kemudian (1582 M), Paus Gregorius dari Roma memodifikasi kalender Julian yang disebut kalender Gregorian yang berlaku dalam Gereja Barat sampai sekarang, tetapi dalam Gereja-Gereja Timur masih menggunakan kalender Julian.

masalah baru yang muncul adalah fakta bahwa dua kalender (Julian dan Gregorian) BERDASARKAN sirkulasi Matahari. Kemudian ada perbedaan dalam pelaksanaan perhitungan pesta Paskah. Gereja Barat yang mengikuti adat istiadat Yahudi Paskah ditentukan bahwa waktu perayaan Paskah tepat pada bulan purnama di musim semi. Pada kenyataannya, kalender Yahudi jelas berbeda dari kalender Gregorian.kalender Yahudi, yang berpatokan pada peredaran Bulan, memiliki jumlah hari hanya 354 hari setahun, sehingga perbedaan dengan kalender Gregorian dengan 10 hari.

`

Untuk mengetahui Perbedaan antar Kalender silahkan Klik disini—>

KALENDER GREGORIAN

http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Gregorian

KALENDER JULIAN

http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Julian

CONVERTER BERBAGAI KALENDER

 http://www.fourmilab.ch/documents/calendar/

Oleh karena itu pada tanggal 5 Oktober 1582 AD, kalender Gregorian maju 10 hari, maka salah satu hari dihilangkan pada tahun 1700, 1800 dan 1900 AD mengikuti bulan purnama naik di Paskah, sebagai tradisi Yahudi. Apa yang terjadi kemudian adalah selisih total dalam perayaan Paskah antara Gereja Barat dengan Gereja-Gereja Timur sampai 13 hari. Hal ini terjadi karena Gereja Timur tidak mengikuti tradisi bulan purnama di Paskah. Gereja Timur menetapkan bahwa perayaan Paskah selalu terjadi pada hari Minggu, tidak peduli apakah itu terjadi selama bulan purnama atau tidak.

Seperti saya sebutkan sebelumnya, perhitungan tanggal Natal berdasarkan pergerakan Syrius & kalender Mesir yg dibuat oleh Batlimous telah menetapkan kelahiran Yesus terjadi pada tanggal 29 pada bulan Khiahk, atau pada tanggal 25 bulan Tebeth (kalender Yahudi), kemudian berdasarkan perbedaan tiga belas hari antara Barat dan Gereja Timur perayaan Paskah, maka Gereja Timur telah menetapkan perayaan Natal untuk Gereja Timur diadakan pada tanggal 7 Januari perbedaan adalah tiga belas hari dari tanggal 25 Desember yang merupakan Hari Natal Gereja Barat.

ATTENTION PLEASE!!!

Saudara2ku Terkasih…. Percayalah, dan Perhatikan baik2!!!!

Meski sudah membaca Pembuktian2 Sejarah yg rinci ini, para Penentang Natal 25 Desember nantinya akan terus bersikap STUPID dan biasanya tetap tidak mau mengakui Kesalahan2 & Kebodohan2nya. Dan mereka akan berkelit dengan pertanyaan2 tolol, seperti ini:

– “Aahhhh, itu kan hanya BUKTI SEJARAH, mana Bukti ALKITABIAHnya??? ALkitab tidak menulis begitu, apa rujukannya??? mana ayatnya??? Mana perhitungan yang berdasarkan Alkitab???”  bla….bla…bla…..

Hahahahaha….Baiklah…baiklah…..

Menghadapi orang2 TOLOL itu Anda jangan Kuatir!!!!

Nanti pasti akan saya lengkapi juga Notes saya dengan penghitungan berdasarkan Alkitab!!!

Namun untuk sementara soal penghitungan tanggal dari Alkitab kita kesampingkan dahulu, karena inti dari point ini adalah bahwa Tuduhan para Penentang natal bahwa NATAL ditetapkan oleh Kaisar Konstantin atau Paus Julius I, secara otomatis GUGUR!!! karena Dokumen tertua mengenai Perayaan Natal sudah tercatat jauh sebelum masa hidup Kaisar Konstantin & Paus Julius I. 

———————

Jadi, jika ditanya, maka setiap orang berhak mengemukakan pendapatnya mengenai tanggal Kelahiran Kristus. Namun saya lebih condong pada catatan tertua tentang Natal adalah tanggal 29 Khiyah yang sejajar dgn penanggalan Ibrani tanggal 25 bulan Tebeth dan sejajar dengan penanggalan Matahari versi Gregorian tanggal 25 Des atau versi Julian yang jatuh pada tanggal 6/7 Januari.

Bagaimana dengan Sukkhot??? Hehehe…Sabar yach… nanti akan saya jelaskan mengenai Sukkhot Dodol itu….

——————–

Udah jelas, kan???

OK, sekarang akan saya terangkan mengenai Point ke-2, yakni :

“APAKAH YESUS TIDAK MUNGKIN LAHIR BLN DESEMBER KARENA BUKAN TSB BETHLEHEM BERSALJU TEBAL & SANGAT DINGIN???” 

Tuduhan tsb sungguh2 Bodoh & Tak Berdasar!!! Mari saya jelaskan. Anda Pasti akan KETAWA TERBAHAK-BAHAK nanti melihat Kegoblokan mereka…..

———————————–

BERSAMBUNG KE—->

PST.WENAS’ NOTES : “ALL ABOUT CHRISTMAS” (VOL-06)

http://www.facebook.com/notes/pst-wenas/pstwenas-notes-all-about-christmas-vol-06/184855064861265

—–

DAFTAR PUSTAKA

* Jack Finegan, Buku Panduan Kronologi Alkitab 

(New Jersey: Princeton University Press, 1964)

 

* Mar Ignatius Zakka I ‘Iwas, At-Taufat ar-Ruhiyyat FII Ash-Shalat al-Fardhiyyat 

(Allepo: Dar Ar-Raha lin Nasyr, 1990) 

 

* Markus Aziz Khalil, Gereja Ortodoks Koptik 

(Montreal, Kanada: The Patriarkat Ortodoks Koptik)

Bambang Noorsena, Ziarah ke Tanah Suci.

(Jakarta: Komunitas Nisita, 2004) 

* Iris Habib al-Misri, Kisah dari Koptik

(Kairo: Dewan Gereja Timur Tengah) 

* The Science Modern Astrology

(London: UNESCO, 1966)

——–

### Silahkan boleh di-Share dengan Bebas, asal mencantumkan Sumbernya.

### Untuk menikmati Artikel2 lain, Notes, Khotbah, dsb dari Pst.Wenas.

Silahkan klik disini—>

http://www.facebook.com/notes/pst-wenas/notes-index-artikel2-pstwenas-di-facebook/160375227309249

====== Artikel luar biasa dari Bpk Pst. Wenas, saya hanya ‘pastecopy’ beberapa. Tepat satu hari setelah meng-copy artikel ini, saya mencoba membuka LINK di atas –dengan maksud meng-copy artikel lainnya–, tapi teryata akun tersebut telah lenyap, entah diblokir  atau bagaimana saya tidak tahu..

Terkadang kebenaran selalu berusaha ditutupi oleh Iblis, agar semakin banyak orang Kristen yang terjerumus kedalam ‘tipu daya’ mereka. karena ketidaktahuan mereka akan kebenaran ini. Dan mungkin bisa jadi saya adalah peng-copy terakhir, jadi saya ‘Hidupkan kembali artikel yang telah lenyap ini’ ke dalam dunia maya… agar semua pembaca tahu: bahwa Natal itu adalah sebuah Kebenaran..

Tuhan Yesus memberkati.

4 thoughts on “Segala Hal Tentang Natal (1)

  1. PST.WENAS’ NOTES : “X-MAS TRUTH” (VOL-01)
    http://pst-wenas.blogspot.com/2013/04/pstwenas-x-mas-truth-01.html

    PST.WENAS’ NOTES : “X-MAS TRUTH” (VOL-02)
    http://pst-wenas.blogspot.com/2013/04/pstwenas-x-mas-truth-02.html

    PST.WENAS’ NOTES : “X-MAS TRUTH” (VOL-03)
    http://pst-wenas.blogspot.com/2013/04/pstwenas-x-mas-truth-03.html

    PST.WENAS’ NOTES : “X-MAS TRUTH” (VOL-04)
    http://pst-wenas.blogspot.com/2013/04/pstwenas-x-mas-truth-04.html

    PST.WENAS’ NOTES : “X-MAS TRUTH” (VOL-05)
    http://pst-wenas.blogspot.com/2013/04/pstwenas-x-mas-truth-05.html

  2. Trimakasih Artikelnya, semoga semakin teguh akan keimanan kepada Yesus Kristus
    dan Mohon diberikan cara mendownload buku dalam versi elektroniknya sebagai bahan referensi
    terimakasih Tuhan memberkati

  3. Artikelnya bagus, lengkap banget.
    Masih heran aja, banyak orang yang nuduh cuma modal copas. hahaha
    tetap semangat.
    Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s